Informasi Dan Panduan Seputar Burung Berkicau.

MENGENAL BURUNG SAMYONG DAN CARA PERAWATANNYA

by abang manuk , at Oktober 26, 2016 , have 0 komentar
Burung samyong adalah burung endemik yang berasal dari Indonesia. Burung ini berasal dari Nusa Tenggara, lebih tepatnya lagi di Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan di Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Untuk burung yang berasal dari wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki nama latin Pachycephala nudigula, sedangkan yang berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki nama latin Pachycephala nudigula ilsa. Oleh penduduk asli burung ini di panggil dengan sebutan garugiwa yang artinya adalah burung arwah, terlepas dari mitos yang beredar mungkin nama tersebut diberikan karena pada saat burung itu berbunyi hanya suaranya saja yang terdengar namun wujud burung itu tidak terlihat, karena burung itu berada di atas ranting di atas pohon-pohon yang amat sangat tinggi. Selain garugiwa, burung ini juga menyandang gelar burung 1001 suara, hal ini karena memang banyak sekali jenis suara burung asli di alam yang dapat di bawakan oleh burung samyong ini.
Di habitat aslinya burung samyong aktif dan senang bertengger di atas pohon yang tingginya sekitar 10 meter. habitatnya berada di sekitar 1400mdpl (meter diatas permukaan laut). burung yang berada di bawah 1400 mdpl dapat mengeluarkan sekitar 12 jenis suara, sedangkan yang berada di atas 1400 mdpl dapat mengeluarkan sekitar 17 jenis suara.
Burung samyong aktif berbunyi mulai pukul 06.00 pagi sampai dengan pukul 10.00 siang.
Burung samyong merupakan burung yang bersifat teritorial dan burung yang penyendiri. Pada saat aktif bersuara burung ini menempati area yang sama dengan luas wilayah sekitar 500 meter persegi.
Secara morfologi Burung samyong jantan memiliki beberapa perbedaan dengan burung samyong betina ketika sudah dewasa,ciri perbedaan tersebut seperti penjelasan di bawah ini :

CIRI BURUNG SAMYONG JANTAN

•Bulu kepala sampai dengan leher bagian belakang berwarna hitam.
•Leher bagian depan tanpa bulu dan berwarna merah (semacam gelambir), yang menggembung saat berkicau.
•Bulu bagian atas terkadang membentuk jambul saat berkicau dengan suara keras.
•Bagian bawah (dada sampai perut) berwarna kuning kecoklatan. Sedangkan bagian atas dan sayap berwarna kuning kecoklatan namun lebih tua dibanding bagian bawah.
•Bagian bawah ekor berwarna hitam, namun tidak segelap warna bulu di kepalanya.
•Paruh berwarna hitam dengan garis putih pada bagian tengah paruh.
•Panjang ekor ± 1/3 dari panjang tubuh.
•Kaki bagian depan terdapat 3 buah dan 1 buah pada bagian belakang. Padabagian depan, jari tengah lebih panjang.2 buah jari belakang memiliki panjang sama. Jari depan dan belakang mencengkeram ranting atau batang pohon saat bertengger.
•Terdapat bulu disebelah bawah bagian leher yang berwarna hitam.

CIRI BURUNG SAMYONG BETINA

•Memiliki warna bulu hijau kekuningan sampai dengan ekornya.
•Kepala berwarna abu-abu tua.
•Tenggorokan mempunyai bulu meski sudah dewasa.
•Ukuran burung betina tidak lebih dari 18cm.
•Bentuk kepala kecil dan membulat.
•Paruh lebih pendek dan terlihat agak rapuh.

BURUNG SAMYONG ANAKAN

Burung samyong jantan saat kecil/muda tidak akan memiliki ciri-ciri seperti layaknya burung samyong dewasa. Saat kecil/muda burung samyong jantan ini berwarna sama dengan betina, yang sedikit membedakan adalah dibagian pinggir sayap maupun ekor samyong jantan akan berwarna kemerahan/kecokelatan.

PERAWARAN BURUNG SAMYONG
Burung samyong adalah burung pemakan serangga, namun dalam perawatan hariannya tidak sedikit pula samyong mania yang memberikan pakan tambahan berupa buah-buahan pada burung samyong mereka.
Meski tidak semua burung samyong ini menyukai buah-buahan , namun ada juga burung samyong yang sangat suka dan gemar menyantap buah-buahan seperti pisang,apel, peer, pepaya dll.
Meski belum diketahui apakah pemberian buah-buahan itu bisa memberikan efek yang baik dalam hal suara atau tingkat kegacorannya, namun buah-buahan tersebut bisa menjadi sumber tambahan nutrisi yang baik bagi kesehatan burung samyong.
Burung samyong sebaiknya diberikan pakan yang tinggi akan  vitamin dan protein seperti belalang sawah, jangkrik, kroto dan ulat hongkong,tidak lupa pula pemberian voer harus salalu tersedia agar semakin mudah dalam perawatannya.
Jangkrik atau belalang bisa diberikan minimal 3 ekor pada pagi dan sore hari, pemberian jangkrik atau belalang ini bisa menentukan apakah burung akan lebih rajin berbunyi, untuk itu silahkan perhatikan berapa jumlah yang bisa membuat burung semakin aktif dan rajin berbunyi,hal ini disebut setelan ef harian.
Kroto bisa diberikan sebanyak satu sendok teh yang diberikan pada waktu pagi dan sore hari dua kali dalam seminggu.
Ulat hongkong bisa diberikan setiap hari sebanyak 5 ekor yang sudah di potong bagian kepalanya.
Sedangkan untuk perawatan lain diluar pakan adalah mandi dan penjemuran.
mandi bisa diterapkan setiap hari antara pagi dan sore dan diblanjut penjemuran setelahnya.
Burung samyong termasuk burung yang tidak tahan panas,jadi porsi penjemuran sebaiknya tidak perlu menunggu burung sampai membuka paruhnya (kepanasan),cukup sampai bulu kering kembali usai pemandian.
Pemasteran dengan memutarkan suara kicauan burung lain baik dari media mp3 atau burung masteran bisa dilakukan pada siang hari hingga sore hari atau diluar jam aktif dari burung. Karena ketika burung sedang bersantai atau beristirahat, mereka mudah nerekam dan menerima suara disekitarnya.
Pemberian multivitamin boleh diterapkan agar stamina dan kondisi burung samyong selalu fit.

Sekian dan semoga bermanfaat.

MENGENAL BURUNG SAMYONG DAN CARA PERAWATANNYA
MENGENAL BURUNG SAMYONG DAN CARA PERAWATANNYAOktober 26, 2016, categorized as PerawatanSamyong 0 komentar
No comment Add a comment
Cancel Reply
GetID

Arsip Blog